Frameless
Di dunia Vandaria, terdapat suatu jenis makhluk yang unik yang bernama frameless. Frameless menyerupai manusia, tetapi dengan perbedaan-perbedaan fisik dan psikis. Frameless memiliki bakat alami untuk menyihir, berbeda dengan manusia yang memerlukan alat bantu tertentu. Frameless cenderung berpenampilan yang asimetris, misalnya pada pakaian yang dikenakan; hal ini membuat mereka tampak menonjol dan mudah dikenali. Seorang frameless selalu memiliki dua bola mata yang berbeda warna; hal ini sejalan dengan kegemaran frameless pada ke-asimetris-an.
Secara kejiwaan, frameless cenderung untuk maju ke depan secara konsisten; seorang frameless sangat sulit untuk digoyahkan ketika ia sudah menetapkan suatu tujuan tertentu. Karakteristik mental ini membuat frameless memancarkan suatu aura tenang dan suci, yang mana sejalan dengan warna kulit dan rambut mereka yang cenderung putih dan pucat. Seorang frameless dapat juga memiliki warna kulit dan/atau warna rambut selain putih, tetapi kesan pucat tidak pernah tidak tampak.
Di mata manusia, frameless tampak sebagai makhluk yang tidak bisa diajak bermain dan tidak menyenangkan. Di mata frameless, manusia tampak sebagai makhluk yang tidak jelas apa maunya dan tidak bisa dipegang perkataannya.
Penggolongan Frameless
Secara umum, kaum frameless dapat digolongkan menjadi dua:
- Golongan yang membangun peradaban,
- Golongan yang tidak membangun peradaban.
Golongan frameless yang membangun peradaban muncul pertama kali di penghujung Era Negeri-Negeri Kuno Manusia. Kaum frameless ini menyebut diri mereka “Keturunan Sang Ibu”, dan datang untuk memberi bantuan pada Raja Rahwan dari Kerajaan Arengka. Para Keturunan Sang Ibu terbagi-bagi ke dalam sejumlah marga, dan di kemudian hari mendirikan negeri frameless pertama di Vandaria, yaitu Negeri Edenion.
Golongan frameless yang tidak membangun peradaban menjalani kehidupan yang terpencil dan cenderung menutup diri, terutama dari kaum manusia. Golongan ini diketahui telah eksis di Vandaria sejak lama, selama kaum manusia. Berbagai bangsa dan marga frameless menjalani kehidupan selama beribu-ribu tahun, sambil mengamati pergolakan kaum manusia di Vandaria tanpa turut campur.
Selain penggolongan berdasarkan peradaban, kaum frameless juga digolongkan ke dalam dua golongan lain:
- Marga Suci
- Marga Terkutuk
Penggolongan ini diciptakan oleh Negeri Edenion. Setiap marga frameless yang dianggap berjasa dan berharga bagi Negeri Edenion mendapat gelar Marga Suci. Di sisi lain, marga-marga frameless yang dianggap membahayakan Negeri Edenion mendapat cap Marga Terkutuk.
Gelar Marga Terkutuk dihapuskan oleh Raja Tunggal dari Negeri Nirvana, setelah keruntuhan Negeri Edenion. Sang raja menyatakan bahwa seluruh marga frameless adalah terhormat, dan tidak ada marga yang layak direndahkan.
Pages: 1 2
