Raja Surgawi
Organisasi Raja Surgawi dibentuk tak lama setelah Negeri Edenion didirikan. Organisasi ini bertujuan untuk menjaga keadilan dan keteraturan di Tanah Utama Vandaria. Diketahui bahwa organisasi ini berhubungan erat dengan pemerintah Negeri Edenion, dan kedua pihak kerap bahu-membahu dalam mengatur Tanah Utama Vandaria.
Menurut catatan-catatan sejarahnya, Raja Surgawi terdiri dari empat marga frameless, yaitu Hagel, Meredith, Zatoist, dan Willhelmer. Organisasi ini dibentuk oleh seorang tokoh bernama Markabah, yang memiliki peran penting dalam sejarah kaum frameless di Vandaria. Bagaimana jelasnya sosok bernama Markabah ini tidak banyak diketahui, tetapi begitu juga halnya dengan Raja Surgawi. Kerahasiaan adalah aspek penting dalam organisasi ini. Walaupun Raja Surgawi termasuk melegenda di Vandaria, fakta-fakta sesungguhnya mengenai organisasi ini tidak banyak tercatat di sejarah.
Walau menginginkan keteraturan seperti halnya Negeri Edenion, Raja Surgawi diketahui memiliki agenda tersendiri. Diketahui dari beberapa sumber bahwa Raja Surgawi menginginkan keadilan dan kebaikan di Tanah Utama Vandaria. Pemerintah Negeri Edenion condong pada keteraturan yang bersifat tirani; keadilan bukanlah sesuatu yang mereka pertimbangkan betul, terutama terhadap kaum manusia. Di sisi lain, Raja Surgawi masih mempertimbangkan perkara adil atau tidak adil bagi kaum manusia, dan juga baik atau tidak baik. Karena hal ini, Raja Surgawi dan pemerintah Negeri Edenion tidak selalu seia sekata.
Sepanjang tiga puluh abad lebih riwayat Negeri Edenion, hanya dua ancaman besar yang ditemui negeri besar kaum frameless itu, yaitu Imperium Para Pengendara Kuda dan Negeri Nirvana. Diyakini oleh para ahli sejarah bahwa ancaman-ancaman yang harus ditanggulangi Negeri Edenion akan jauh lebih banyak dari itu, seandainya organisasi Raja Surgawi tidak ada. Selama lebih dari tiga ribu tahun, kaum manusia berulang kali berusaha bangkit dan memberontak terhadap tirani Negeri Edenion. Pemerintah Negeri Edenion dengan sigap menghancurkan benih-benih pemberontakan sebelum membesar. Di kala timbul gejolak yang di luar pengawasan pemerintah Edenion, Raja Surgawi lah yang turun tangan.
Imperium Para Pengendara Kuda adalah perkecualian, karena tidak berhasil dimusnahkan sebelum membesar. Bahwa ras Khor mampu menggerakkan pasukan yang sulit diatasi adalah di luar dugaan pemerintah Edenion maupun Raja Surgawi. Beberapa catatan sejarah menyebutkan bahwa Raja Surgawi sempat berusaha menghentikan berdirinya Imperium Para Pengendara Kuda. Malang bagi kaum frameless, para pejuang berkuda dari ras Khor itu terlalu sulit untuk disabotase, karena menerapkan taktik gerilya. Kegigihan dan semangat juang berani mati ditunjukkan oleh Imperium Para Pengendara Kuda, dan itu membuat mereka tak terhentikan hingga beberapa lama.
Negeri Nirvana juga menjadi perkecualian, tetapi karena alasan yang berbeda. Karena suatu hal, berdirinya negeri ini tampaknya tidak mendapat banyak perhatian dari Raja Surgawi. Tak ada satupun catatan sejarah yang menyebutkan usaha mereka untuk menghambat perkembangan negeri pimpinan Raja Tunggal itu. Bahkan setelah Negeri Nirvana mampu melawan kekuatan Negeri Edenion, masih tak terdengar kabar mengenai campur tangan para frameless dari Raja Surgawi. Ketidaklaziman ini kemudian dipungkasi oleh bersekutunya Raja Tunggal dengan mereka.
Raja Surgawi dipimpin oleh para pemimpin dari keempat marga frameless yang membentuknya. Mereka adalah:
Tritorch Hagel adalah pemimpin marga Hagel yang juga diberi tanggung jawab untuk menjadi pemimpin Raja Surgawi. Beberapa sumber menggambarkan sosok Tritorch sebagai seorang frameless yang sangat bijak dan tegas. Salah satu sifat utamanya adalah ia selalu berusaha melihat masalah dari dua sisi, mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dan menemukan kesalahan sebenarnya dari sebuah masalah. Dikatakan bahwa Tritorch Hagel “menetapkan bahwa suatu kebaikan adalah baik jika memang benar-benar baik. Jika meragukan dan bisa dipertanyakan, maka ia akan meninggalkannya.”
Selain kebijaksanaannya, Tritorch Hagel juga melegenda karena kekuatan tempurnya. Berasal dari marga Hagel yang berkekuatan elemen Api, Tritorch bagaikan bara api yang luar biasa panas dan melelehkan apapun di medan tempur. Para pejuang frameless dari marga Hagel juga sejalan dengan Tritorch; mereka selalu bersedia bertempur dengan berapi-api dan mengorbankan nyawa demi sang pemimpin.
Marga Meredith di organisasi Raja Surgawi diwakili oleh Lumina Meredith. Sang frameless wanita bertugas sebagai penasihat bagi konsul Raja Surga. Beberapa sumber menggambarkan Lumina sebagai bersifat bijaksana dan tenang, yang membantu untuk membedah pemikiran setiap orang dan mencari solusi yang akan mendamaikan semua pihak. Dikatakan bahwa Lumina Meredith “mencari kebaikan yang bagaikan air mengalir, menyehatkan dan menyegarkan bagi semua makhluk.”
Beberapa catatan menyatakan bahwa di antara keempat Raja Surgawi, Lumina adalah yang tertua. Pengalamannya selama ia hidup selama ribuan tahun, dan semua pengetahuan yang telah dikumpulkannya, banyak membantunya dalam membuat berbagai macam keputusan penting.
Karena kecenderungannya pada cara-cara damai, Lumina kerap berselisih dengan rekannya yang bernama Zagam Willhelmer.
Alhazad Zatoist adalah pemimpin marga Zatoist, para frameless pengendali angin. Beberapa sumber menyatakan bahwa Alhazad memiliki beberapa persamaan dengan Lumina. Mereka dikatakan sebagai dua frameless yang banyak berpikir dan mempertimbangkan sebelum bertindak. Keduanya gemar mengumpulkan berbagai ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan. Dikatakan bahwa Alhazad Zatoist “menginginkan kebaikan bagi semua orang, dan berdasarkan nilai-nilai yang disepakati semua pihak.”
Dikatakan bahwa Alhazad bersikap tidak pilih-pilih dan tidak kikir, dalam menjalankan tugasnya sebagai salah satu Raja Surgawi. Apapun yang perlu dan harus dia kerahkan, akan dia kerahkan. Sekalipun ia harus mengorbankan harga dirinya atau keluarganya, ia akan tetap melaksanakan kewajibannya.
Yang paling keras dari keempat Raja Surgawi adalah Zagam dari marga Willhelmer. Tidak ada yang lebih disukai pria separuh frameless ini dibandingkan membawa marganya menuju satu pertempuran besar. Ia percaya bahwa cara terbaik menghadapi ancaman atau menyelesaikan masalah di Vandaria adalah melalui jalan yang praktis, keras, dan tanpa kompromi. Dikatakan bahwa Zagam Willhelmer “menginginkan kebaikan yang keras dan menyakitkan seperti batu, karena kehidupan tidaklah ramah maupun lembut.”
Beberapa sumber menyatakan bahwa Zagam selalu menjadi orang yang pertama mengusulkan perang dalam konsul Raja Surga, dan hampir selalu juga menjadi panglima perang itu. Kecenderungannya pada solusi yang keras membuatnya kerap bersitegang dengan Lumina Meredith.



