Skill
Skill pada properti dibagi menjadi empat yaitu:
- Skill Static: Skill yang melekat pada suatu follower dan tetap berada pada follower tersebut tanpa suatu cost. Skill Static dapat berupa wording, ataupun kalimat lainnya. Skill static tidak pernah masuk ke register. Contoh: ”Dapat menyerang Naval dan Aerial Territory” termasuk skill static.
- Skill Aktif: Skill yang memiliki suatu cost, dan efek. Cost dan efek dipisahkan oleh tanda ”:”. Skill aktif yang digunakan dalam register harus terlebih dahulu membayar semua cost dari skill aktif tersebut. Setelah membayar semua cost skill aktif tersebut, barulah skill aktif itu masuk register. Pada saat result, barulah efek dari skill aktif ini result. Contoh: Skill follower ”>: Peroleh +3ATK”, maka bila pemain ingin menggunakan skill tersebut pada register, pemain tersebut harus menslide follower tersebut sebagai cost pada saat me-register skill tersebut. Pada saat result, barulah follower itu peroleh +3ATK.
- Skill Trigger: Skill yang otomatis dapat digunakan setelah sesuatu kondisi telah tercapai. Skill trigger biasanya memiliki awalan wording ”Ketika…” atau ”Pada…”. Skill trigger tetap masuk register dan harus menunggu result. Contoh: Skill follower ”Ketika menyerang peroleh +2ATK”. Maka ketika follower tersebut dislide untuk menyerang, follower itu secara otomatis meregister skill triggernya. Pada saat result, follower tersebut peroleh +2ATK.
- Skill Aura: Skill yang terus menerus dicek kebenarannya. Skill Aura tidak pernah masuk ke register. Skill aura memiliki banyak variasi wording, namun biasanya diawali oleh ”Jika…” atau ”Semua…”. Contoh: Skill follower ”Semua frameless follower yang menyerang bersama follower ini peroleh +1ATK dan +1DEF.” Maka ketika frameless follower menyerang bersama follower tersebut, frameless follower itu peroleh +1ATK dan +1DEF. Namun ketika follower yang memiliki skill aura ini meninggalkan permainan, atau sudah tidak lagi menyerang bersama frameless follower itu, maka aura skill ini akan mati secara otomatis.
Suatu skill bisa memiliki suatu kondisi dan restriksi:
- Kondisi: Kondisi yang harus dipenuhi supaya skill tersebut berlaku/berjalan efeknya. Contoh: Skill follower ”Force dan Raze, selama anda mengontrol territory (Mystic) atau (Reigner).” akan selalu dicek apakah pengontrol follower tersebut mengontrol territory (Mystic) atau (Reigner), bila tidak, maka skill static itu tidak berlaku.
- Restriksi: Seberapa sering skill tersebut dapat digunakan. Biasanya diawali dengan ”Hanya dapat digunakan….” Property dengan skill tersebut tidak dapat meregister skillnya bila ia telah menggunakan sejumlah variabel restriksinya. Bila properti dengan restriksi itu masuk graveyard dari permainan, dan pengontrolnya memasukkan properti sama, maka properti baru tersebut dikenali sebagai properti yang belum menggunakan skill dengan restriksi. Namun bila properti tersebut kembali ke fate deck/tangan/subdeck, maka properti baru itu tetap dikenali sebagai properti yang telah menggunakan skill dengan restriksi. Contoh 1: Necromancer(Male) menggunakan skill sekali tiap pertandingannya. Bila Necromancer(Male) tersebut masuk graveyard dari permainan, maka jika pengontrolnya men-summon Necromancer(Male) baru, dan Necromancer(Male) yang lama masih ada di graveyard, maka Necromancer(Male) yang baru dapat men-trigger skill sekali tiap pertandingannya. Contoh 2: Enforcer(Female) telah menggunakan skill sekali tiap cyclenya. Enforcer(Female) tersebut dikembalikan ke Fate Deck oleh skill Archangel of Compassion. Maka ketika pengontrol Enforcer(Female) tersebut men-summon Enforcer(Female) baru, maka Enforcer(Female) baru tersebut tetap dikenali sebagai follower yang telah menggunakan skill sekali tiap cyclenya.
Skill ”sekali tiap pertandingan”:
- Property di permainan yang memiliki skill “sekali tiap pertandingan” tidak dapat berubah pencatatan apakah skill itu sudah digunakan atau belum.
- Pencatatan ini adalah mutlak dan tidak dapat berubah apapun yang terjadi asalkan property itu di permainan.
- Kalau suatu property yang memiliki skill “sekali tiap pertandingan” dikembalikan ke tangan, subdeck atau Fate Deck, lalu pemain yang sama mengontrol property yang sama lagi (di-summon, dimasukkan dll), maka property itu dianggap property yang sudah menggunakan skill ”sekali tiap pertandingan”-nya.
Kalau suatu property yang sudah menggunakan skill “sekali tiap pertandingan” masuk graveyard, lalu permain yang sama mengontrol property yang sama lagi (di-summon, dimasukkan dll), maka property itu adalah property yang baru dan dapat menggunakan skill ”sekali tiap pertandingan”-nya.