Seraph
Seraph adalah sang ratu abadi dari Negeri Edenion. Seraph mendirikan Negeri Edenion di bekas wilayah Kerajaan Arengka, yang runtuh setelah tewasnya raja terakhir mereka, Rahwan Aavana Arengka. Bersama para frameless Keturunan Sang Ibu, ia menjadikan Negeri Edenion perkasa dan ditakuti di seluruh Tanah Utama Vandaria. Ia menciptakan dan menyebarkan ajaran bahwa manusia adalah makhluk yang terkutuk dan berbahaya; ajarannya ini bertahan selama tiga puluh abad lebih, mendatangkan kesengsaraan bagi kaum manusia.
Menjalani kehidupan selama lebih dari tiga ribu tahun, Seraph terus memimpin Negeri Edenion dengan penuh kesungguhan. Sosoknya menjadi suatu simbol kejayaan dan kelanggengan Negeri Edenion. Rakyat Edenion sangat mencintainya, dan menganggap bahwa ia dan Edenion adalah satu. Di sisi lain, sosok Seraph juga menjadi semacam peredam bara kaum manusia. Jika bangsa-bangsa manusia yang tertindas mengingat mengenai Seraph, seketika turunlah semangat juang mereka. Kegemilangan sosok Seraph seolah mengingatkan kaum manusia bahwa mereka memang makhluk rendahan dan terkutuk.
Catatan-catatan sejarah menggambarkan betapa Seraph tidak hanya handal sebagai pemimpin, tetapi juga sakti mandraguna. Dikatakan bahwa ia menguasai ilmu sihir hingga tingkatan yang sulit dibayangkan oleh orang awam. Kesaktian Seraph ini terutama mendapat tantangan dari Raja Tunggal, musuh besarnya dari Negeri Nirvana. Pada klimaks peperangan Edenion-Nirvana, Seraph dan Raja Tunggal berhadapan di sebuah duel sengit. Kemenangan berpihak pada Raja Tunggal, dan Seraph pun gugur.
