Vandaria graces

“Phoenix Down” Untuk RPG Klasik

Vandaria Graces merupakan sebuah RPG yang sedang dalam masa pengembangan. Game ini dikembangkan berdasarkan lore Vandaria. Pengembangan game ini ditangani langsung oleh para pembesar Vandaria bekerja sama dengan Enthrean Guardian, yang pernah merilis RPG bertajuk Eternal Grace (http://www.eternal-grace.com) serta forum RPG Maker Indonesia (http://www.rpgmakerid.com) yang memiliki anggota-anggota yang getol membuat game-game terutama yang bergenre RPG.

Game ini mengambil kisah tiga tahun setelah kejatuhan Sang Raja Tunggal (Unlimited) atau sering disebut juga dengan nama Deus. Pada masa pasca perang tersebut banyak sekali kisah-kisah menarik yang belum terekspos. Vandaria Graces akan menjadi penghubung antara masa kejatuhan Raja Tunggal dengan Vandaria era modern.

Karena game ini bergenre RPG atau lebih khususnya lagi JRPG, tentunya game ini menitikberatkan pada cerita yang kompleks, pengembangan karakter dan gameplay adiktif selama berjam-jam.

Enthrean Guardian selaku pengembang game ini menjanjikan sistem battle yang sangat menarik. Nantinya tiap karakter akan memiliki partner tag team. Tentu saja party akan menjadi cukup besar agar bisa mengakomodir pertarungan yang seru.

Fitur subquest juga dihadirkan, dan sedikit mengikuti gaya RPG modern, di mana akan ada quest log dan tidak linear. Quest ini akan memberikan menjadi bumbu tersendiri bagi penggemar Vandaria, karena menawarkan banyak cerita yang tidak tertuang di game utamanya.

Nantinya akan ada cameo-cameo menarik dari tokoh-tokoh Vandaria ataupun judul-judul lain. Di antaranya adalah Abel, sang abadi (tokoh utama komik Linimasa), Amazu Vermont dan Alvaro Xaverite dari Holy Knights, bahkan tokoh-tokoh Eternal Grace.

Walaupun dikembangkan dalam grafis 2D, game ini dirancang memiliki sisi artistik nan indah yang akan membawa kita ke masa-masa keemasan RPG di era SNES dan GBA dulu. Selain itu musiknya dikomposisi secara orisinil dan serius untuk mendukung suasana dan kesan di dalam gamenya.

Game ini direncanakan akan dirilis dalam bentuk PC game, namun tidak menutup kemungkinan akan dibuat versi mobilenya (bahkan mungkin Xbox Live Arcade) apabila mendapatkan resource yang cukup. Ada yang berminat menjadi investor dan membantu kami?

Game ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang bermakna bagi kemajuan pengembangan game di negeri kita tercinta, Indonesia. Penasaran? Update mengenai pengembangan game ini dapat diakses pada http://www.vandaria.com/game.

 

Mengutamakan Aspek Cerita

Arad, seorang mercenary yang namanya cukup tersohor di sekitar Mainland, dalam perjalanannya menuju desa Ruhedorf, ia mengalami kesulitan di tengah perjalanan oleh serbuan para monster, disaat itu seorang wanita menolong Arad, wanita itu bernama Maephir.

Malam hari saat mereka sedang mendirikan kemah, Maephir meramalkan nasib Arad bahwa di masa depan nanti ia adalah orang yang akan menyelamatkan Vandaria dari bencana besar yang akan datang, dan tentu saja Arad sama sekali tidak percaya, sebelum beristirahat, Maephir berkata bahwa Arad akan menemukan seseorang yang sedang dalam kesulitan.

Keesokan harinya, tepat seperti apa yang dikatakan Maephir, Arad menemukan seorang gadis yang sedang diserang oleh sekelompok Frameless, Arad tidak mau peduli dengan kondisi gadis tersebut, namun Maephir memohon pada Arad untuk menolong gadis tersebut. Mengingat Maephir pernah menolongnya, akhirnya Arad langsung bergerak menolong gadis tersebut. Gadis itu mulai memperkenalkan dirinya, bernama Grace. Grace ingin membalas budi atas pertolongan Maephir dan Arad, namun Maephir hanya mengajak Grace untuk ikut dengan mereka.

Melihat kejadian ini, Arad mulai percaya pada ramalan Maephir dan akhirnya memutuskan untuk membantu Maephir, tapi sebelumnya Arad ingin pergi ke desa Ruhedorf untuk menyelesaikan tugasnya, Maephir dan Grace sepakat dan mereka pergi menuju desa tersebut. Dari situlah petualangan besar yang benar-benar tak terduga menanti mereka.

 

Tokoh Penting

 

Double Edge Cyclops – Arad

Mercenary berusia 25 tahun yang cukup terkenal dengan julukan Double Edge Cyclops, dikarenakan selalu menggunakan penutup sebelah mata dan kedua belati besar, menurut ramalan Maephir, ia adalah orang yang ditakdirkan untuk menyelamatkan dunia dari krisis besar yang akan datang, meski awalnya ia tidak begitu mempercayainya, namun ketika ramalannya terbukti benar, ia cukup yakin akan ramalan Maephir tersebut.

 

Grace Elendia

Seorang gadis berumur 17 yang bertekad ingin menjadi seorang RuneMaster, meski terkadang setiap ia mencba mengeluarkan Spell terkadang tidak berjalan dengan lancar, demi menjadi seorang RuneMaster yang dulu telah menyelamatkan nyawanya, ia terus berusaha dan tidak pernah menyerah untuk menjadi seorang RuneMaster, selama 3 tahun ia terus berlatih sampai akhirnya bertemu dengan Arad dan Maephir.

 

Maephir Gwindrak

Gadis misterius yang meramalkan masa depan Arad sebagai penyelamat dunia pada krisis yang sebentar lagi akan datang, tidak ada yang tahu siapa Maephir dan apa tujuan sebenarnya untuk dia mengikuti Arad, namun Arad membiarkan ia mengikutinya saja karena Arad yakin bahwa Maephir bisa dipercaya.

Sepertinya ia bisa mengetahui masa depan hingga batas2 tertentu, Memiliki sekumpulan kekuatan unik yang sangat jarang dimiliki manusia.Yang jelas maephir menarik ketertarikan khusus terhadap Arad, dan sepertinya sudah mencoba mencari tahu keberadaan Arad.

 

Demonic Flame – Einhell

Seorang Hunter yang menguasai Rune api. destruktif dan tanpa ampun. dikatakan bahwa setiap tempat frameless yang ia kunjungi pasti rata dengan tanah. Einhel adalah psiko yang bisa membunuh tanpa ragu. ia bahkan tidak ragu membunuh siapapun bahkan teman berburunya jika menghalanginya.

 

Mew Bard – Meokoh

Meokoh adalah ras Mew yang tersesat. ia mungkin juga satu-satunya ras Mew yang bisa berbahasa manusia dengan lancar. ia bekerja di sebuah bar dan menjadi pelayan sekaligus pemain musik. ia meminta Arad dan party membantunya pulang karena ia rindu kampung halamannya. Meokoh adalah sosok yang penurut dan pekerja keras.

 

Link Vandaria Grace:

http://www.eternal-grace.com